• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

BELAJAR BERSAMA

Info Terkini tentang Dunia Teknik dan Perkembangan Pendidikan Teknik Informasi dan komputer pelajaran tips trik bahasa pemrograman Teknologi

  • Home
  • Menu1
    • Submenu1
    • Submenu2
    • Submenu3
    • Submenu4
  • Menu2
    • Submenu1
    • Submenu2
  • Menu3
  • Menu4
  • Menu5
  • Menu6
Home » Pelajaran » Belajar Logika Keharusan atau Kemestian

Belajar Logika Keharusan atau Kemestian

Logika : Keharusan atau Kemestian ?
Dalam kerangka befikir fiqhiy, ada suatu istilah yang amat penting; fardhu. Fardhu adalah kewajiban yang harus dilakukan. Fardhu ‘ain artinya kewajiban bagi tiap individu. Fardhu kifayah artinya kewajiban bagi setiap kelompok orang (masyarakat). Setiap Muslim harus melakukan sesuatu yang di-fardhu-kan oleh Islam, walaupun dalam kasus fardhu kifayah, kewajiban ini gugur pada saat ada Muslim lain yang telah menunaikannya.
Berfikir dengan kerangka fiqh, membuat seorang berfikir fardhu-haram-makruh-sunnah-mubah. Jika fardhu dan sunnah memperoleh pahala. Jika haram memperoleh dosa. Jika mubah tidak memperoleh apa-apa. Berfikir seperti seorang pedagang. Barang dagangannya “amal” . Labanya “pahala” = “surga”. Ruginya “dosa” = “neraka”.
Dari sudut pandang ini, mungkin ada orang yang bertanya ; menggunakan logika dalam Islam ini hukumnya apa. apakah fardhu atau lainnya? Atau lebih gamblang lagi apakah seorang Muslim harus menggunakan logikanya untuk mencapai Tauhid atau tidak?
Untuk menjawab pertanyaan ini , mungkin perlu kita tinjau terlebih dahulu dua istilah dalam logika matemaatika, necessary & sufficient condition. Syarat perlu (atau syarat mesti), dan syarat cukup. Apa yang dimaksud dengan syarat mesti? B disebut syarat mesti dari A jika keberadaan (kebenaran) A memestikan/mem-pasti-kan keberadaan (kebenaran) B.
Contohnya; B : x adalah bilangan nyata positif. A : x adalah bilangan nyata yang lebih dari 3. Maka B adalah syarat mesti dari A. Apa artinya? Jika A benar (yaitu x adalah suatu bilangan nyata yang lebih dari 3), pasti B benar (yaitu pasti x adalah suatu bilangan nyata yang positif).
Di sisi laim apa yang dimaksud dengan syarat cukup? B disebut syarat cukup dari A jika keberadaan (kebenaran) B men-cukup-kan atau mem-pasti-kan atau men-implikasi-kan keberadaan (kebenaran) A. Contohnya B : ada dua benda bermuatan listrik berada pada jarak tertentu, A : kedua benda tersebut akan saling tarik menarik atau tolak menolak. B mem-pastikan A, sebaliknya A tidak mempastikan B.
Dalam filsafat, manusia didefenisikan sebagai hewan yang berfikir. Jadi jika X manusia pasti X berfikir. Berfikir adalah syarat mesti bagi ke-manusiaan. Jadi jika X tidak berfikir pasti X bukan manusia. Selanjutnya jika X berfikir maka X pasti menggunakan logika/kaidah berfkir. Jadi menggunakan logika merupakan syarat mesti bagi bagi berfikir. Jadi jika X tidak menggunakan logika pasti X tidak berfikir , dan karena itu pasti X bukan manusia. Jadi apakah berfikir dan menggunakan logika itu keharusan? Tidak. Ia bukan keharusan. Tapi suatu kemestian. Suatu keniscayaan. Thou’an au karhan.
Sebagai suatu contoh lain yang sederhana, prinsip logika identitas (qanun dzatiyah), bahwa sesuatu itu sama dengan dirinya sendiri tidak mungkin kita tinggalkan dalam setiap aktifitas. Pada saat melihat bebek, kita yakin bahwa bebek adalah bebek. Pada saat mendengar suara gitar, kita yakin bahwa tiap nada dan suara memiliki identitasnya sendiri-sendiri. Pada saat merasa panas , kita yakin bahwa panas tersebut memiliki suatu identitas sendiri. Di mana kita bisa mengharuskan logika, sedangkan ia ada “sebelum” kita “ada” dan ia selalu menyertai kemanapun kedipan mata memandang?
Posted by Unknown on - Rating: 4.5
Title : Belajar Logika Keharusan atau Kemestian
Description : Logika : Keharusan atau Kemestian ? Dalam kerangka befikir fiqhiy, ada suatu istilah yang amat penting; fardhu. Fardhu adalah kew...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Belajar Logika Keharusan atau Kemestian"

Post a Comment

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Post Populer

  • Cara Menjadi Nomor 1 di Mesin Pencari Google
    Cara Agar Pstingan/Artikel Blog Menjadi Nomor 1 di Mesin Pencari Google. Setelah anda mendaftarkan Blog anda di Mesin Pencari google, lang...
  • Rahasia Besar Dibalik nama Muhammad
    Rahasia dibalik nama Muhammad, dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. entah apakah ini merupakan salah ...
  • Cara Membuat Contact Me (Contact Form)
    Contact Me (Contact Form) menjadi sangat penting karena berguna untuk mempermudah pengunjung memberikan pertanyaan atau kritik dan saran ...
  • Contoh soal tes psikologi Polisi
    Tes psikologi. Apa reaksi anda begitu pertama kali menghadapi tes itu? Terkejut? Bingung? Apabila jawaban anda seperti itu,berarti sama...
  • Penjelasan Sistem Windows XP YANG Rusak
    Sistem Windows XP Rusak?, dengan banyaknya bermunculan virus - virus baru terutama virus lokal atau dari luar, maka banyak sistem mengalam...
  • 10 Ciri-ciri Dosen yang profesional baik untuk di tiru
    Tak henti-hentinya aku mencari metode pelajaran yang cocok buat aku pribadi. namun, banyak hal yang saya dapatkan dari artikel atau buku ya...
  • Cara Mengetahui Jumlah Backlink pada Blog
    Bagi teman teman yang ingin melihat becklink dari blognya silahkan ikuti langkah -langkah berikut. anda akan mengetahui jumlah becklink anda...
DMCA.com Instagram
Copyright © 2012 BELAJAR BERSAMA - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Blogger Templates - Powered by Blogger